Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh
أَيَحسَبُ الإنسَانُ أَنْ يُترَكَ سُدًى
“Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?”
(QS. Al-Qiyāmah: 36)
Tafsir Kalimat Tauhid
لَا إلهَ إلَّا اللهُ
Kata ‘إلهَ’ berasal dari kata أَلَهَ - يَألَهُ - إلَاهًا dan yang disembahnya disebut مَعْلُوهٌ , maknanya sama halnya dengan عَبَدَ – يَعبُدُ - عبَادَةٌ dan yang disembahnya
disebut مَعبُودٌ.
Di dalam syahadat tersebut sebetulnya terkandung
kata yang tersembunyi setelah kata لا إلهَ yaitu “حق / بحق” dengan sebenarnya. Sehingga jika diterjemahkan kalimat syahadat
tersebut adalah
